Jumat, 30 Juni 2017

Mengupas luka

Teruntuk kamu yang aku cintai..
Pernahkah kau merasakantakutnya kehilangan aku? seperti yang aku rasakan saat ini. Kadang aku jngin bertanya, apakah didalam diam mu itu kau peduli padaku? Apakah ketika aku sibuk dan tak menyertakan dirimu kau tidak melihat yang lain dibelakangku? Tak maksudku menuduh... Hanya saja melihatmu saat ini seakan mengatakan bahwa jika kehilanganku kau tak apa. Mungkin hanya aku yang merasa takut bahwa kian hari kian lama aku akam semakin tua dalam merindukanmu, tanpa sedikitpun bisa untuk memilikimu. Mau sampai kapan aku begini? Mengejarmu yang mencintaiku setengah hati namun aku mencintaimu setengah mati?.

Yang paling menyakitkan dari sebuah perpisahan adalah bukan bagaimana kau pergi meninggalkanku ketika aku sedang sayang-sayangnya. Tapi ketika muncul hentakan kecil dikepala yang meletup dengan menyiksa. Seakan ada yang terus menghantui hariku semenjak kau memutuskan untuk pergi. Ketika awal hariku dimulai , dan melihat tak ada lagi satupun telpon dan pesan dengan namamu di ponsel. Tak ada lagi notifikasi yang membuat hariku sering diselingi senyum sendiri, kau tau bagaimana rasanya seperti itu? Setiap aku sendiri dalam keheningan,  sialnya kau hadir sambil membawa sejuta kenangan indah itu. Dan ketika aku memilih untuk membayangkanya, aku terasa dimakan oleh kenyataan karena dipaksa untuk tersadar  bahwa sekarang kau sudah tak lagi disini!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar