Rabu, 16 Oktober 2019

Perpisahan Kita

awal aku bertemu denganmu merupakan suatu ketidaksengajaan yang menjadi cinta yang sangat dalam tak punya dasar... ibarat laut aku terlalu menyelami rasamu sehingga aku tidak mempedulikan aku tertabrak terumbu karang yang tajam. semakin mendalami semakin cinta hingga akhirnya kita memiliki kisah, memiliki moment yang sangat unik di tengah perbedaan usia kita dan pandangan orang diluar yang sangat memandang sinis aku dan kamu. seolah dimabuk cinta kita tidak peduli akan omongan mereka hingga pada saat ini dimana kita sama sama menyerah akan suatu hubungan yang menurutku selalu banyak di terpa masalah yang sama. entah antara aku belum bisa beradaptasi atau memang kau yang tak ingin berubah,? sungguh aku pilu, sedih tidak semangat menjalani hariku dikarenakan kita.. ya... kita yang telah berpisah saat hatiku masih ingin terus mencintaimu. namun apa dayaku semua tak sejalan dengan semestinya tak semudah seperti yang diharapkan. kau terlalu jauh untuk aku raih kau terlalu angkuh dan merasa di cintai sehingga amarahku pun tak kau pedulikan. aku sangat suka dengan sikapmu yang seolah pura pura tidak mengetahui kalau kita sedang tidak baik baik saja, tapi.. bukankah jika selalu seperti itu kau akan membuat jenuh suatu hubungan? membiarkan masalah terus berlarut tanpa ada penyelesaian. sungguh bukan ini jalan yang ku mau dari hubungan kita, berakhir karena hal yang sepatutnya sudah kita pahami. kelak jika kau membaca ini kau akan paham kesedihan ini akan terus memburuku dan melarutkanku dalam luka yang terdalam.. aku hanya tak ingin baik kau dan aku tersakiti dengan perpisahan yang terjadi, jika ku tak ada rasa sayang mana mungkin aku masih memikirkanmu ditengah upayaku melepaskanmu. aku harap kau mengerti bahwa apa yang kulakukan saat ini adalah aku hanya ingin kau tahu bahwa setiap apapun yang kau lakukan yang tidak aku ketahui itu adalah hal yang menyakitkan untuku.